17 Feb 2026, Sel

Konvoi Wisudawan Berakibatkan Lakalantas, Kapolres Nabire Himbau Masyarakat Jangan Terpancing Pihak Tidak Bertanggung Jawab

Detikkompastnews.my.id, Nabire — Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K menanggapi dan menyampaikan turut berduka cita terkait konvoi rombongan syukuran wisudawan hingga terjadi Lakalantas bersama anggota Polres Nabire.

Aksi konvoi oleh sejumlah wisudawan di Tanah Merah kurang lebih dua ratus delapan puluhan orang, dalam aksi tersebut kurang lebih tiga puluhan orang keluar dari syukuran dan melakukan konvoi memakai sepeda roda dua dan membentangkan bendera bintang gejora di sepanjang jalan mereka meneriaki Papua Merdeka – Papua merdeka, dari tanah merah sampai ke pasar karang, pada Jumat 28 November 2025.

Kapolres Nabire menanggapi terkait Lakalantas yang terjadi dari konvoi wisudawan sampai meninggal Dunia yakni, “Dalam rangka melaksanakan rapat koordinasi terkait persiapan pengamanan kalender Kamtibmas dalam hal ini tanggal dimulai 1 sampai 10 Desember dan juga tanggal 14 Desember terkait dengan tindakan seperti apa dalam mengantisipasi hal-hal gangguan Kamtimas,” terangnya.

Setelah mendapat informasi dari lapangan kami memerintahkan kepada anggota untuk melakukan blokade jalan di seputaran Jalan Auri sehingga aksi konvoi yang kebut-kebutan ini dengan pembantangan Bendera bintang kejora,”

Mereka memasuki daerah kota yang nanti akan menyebabkan persoalan yang lebih lanjut, pada saat kami melakukan pemblokade jalan dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat, salah satu anggota kami di tabrak salah satu simpatisan wisudawan,”

Kemudian ketika dia menabrak anggota kami anggota kami terlempar, dia pun sempat terjatuh dan ditabrak juga oleh barisan simpatisan yang waktu itu lari kabur dan menabrak dari belakang ke anggota kami sehingga dari kejadian itu anggota Kami sempat pingsan yang mengalami luka juga di bagian lutut kaki,”

Sedangkan yang bersangkutan yang pelaku penabrak ini yang kemudian menjadi korban masalah tersebut ini mengalami luka sobek di bagian belakang kepala sebelah kanan, dari Kejadian ini kemudian yang bersangkutan kita amankan dia sempat melakukan perlawanan namun bisa kami amankan dia masih dalam kondisi bau minuman keras (Miras),”

Pada saat dia melakukan perlawanan di TKP anggota kami menemukan pisau waktu diamankan, juga bersama dengan adik-adik perempuan ada dua orang kita juga minta tolong untuk adik-adik kita polwan bantu naikan ke truk untuk mengamankan bersangkutan untuk mendapat perawatan,”

Kita mendalami Kenapa hal ini bisa terjadi dalam hal pembentangkan bintang kejora dengan perjalanan menuju ke Polres setelah sampai di Polres anggota kami pingsan kemudian mendapat perawatan di tempat yang terpisah di reskrim,”

Terkait yang menabrak anggota kami sempat masih sadar berjalan kemudian dia mengalami lemas akhirnya dirawat ke dokter klinik setelah melakukan perawatan yang bersangkutan turun kesadarannya sehingga langsung dibawa ke rumah sakit dalam perjalanan memang yang bersangkutan sudah tidak sadar namun masih ngorok, saya mohon maaf ini bahasanya, dia sudah turun kesadarannya sampai di sana di rumah sakit masih sempat diberikan bantuan pernapasan 3 kali namun yang bersangkutan tidak tertolong dan akhirnya dinyatakan meninggal,”

Nah dari Kejadian ini saya selaku Kapolres Nabire saya sudah laporkan ke bapak Kapolda sehingga kami  sangat Turut berduka dalam hal ini, Kami merasa kehilangan, Kami merasa sedih karena apa harusnya kegiatan syukuran dalam rangka acara wisuda ini dilaksanakan dengan penuh hikmat dalam doa namun kenapa adik-adik kami melakukan perbuatan seperti ini akhirnya menimbulkan korban jiwa,”

Kami berharap dengan sangat kepada semua dari semua yang ada sampai lapisan masyarakat tolong belajar dari pengalaman yang ada, korban bukan hanya dari masyarakat itu sendiri tapi juga dari anggota kami yang ditabrak,”

Kami mengingatkan juga kepada adik-adik yang lain belajar dari pengalaman, dari pelaksanaan sampai konvoi tidak pernah melaporkan ke kami tentang kegiatan tersebut,”

Sampai saat ini terjadi korban mereka tidak memberitahukan terkait pelaksanaan kegiatan tersebut mereka yang mengundang seratus delapan puluh wisudawan,”

Pelaksanaan konvoi dengan membentangkan Bintang Kejora kita sendiri tahu terkait dengan pembantangan bendera bintang kejora itu adalah melanggar,”

Dalam konvoi ugal-ugalan seperti tadi mereka tidak memperhatikan keselamatan diri pribadi, mereka tidak memperhatikan keselamatan pejalan kaki dan masyarakat pengguna jalan lainnya,”

Sehingga ketika terjadi hal seperti ini kita semua merasakan, kami terus menyampaikan Turut berduka cita sedalam dalamnya, saya mohon dari semua pihak agar jangan mepolitisir keadaan,”

Kita tahu sendiri kita akan menyongsong hari Natal jadi jangan lagi hal ini terulang lagi marilah kita siapkan hati untuk memasuki perayaan tahun baru,”

Kemudian dari semuanya ini kami sudah berkoordinasi, dan kami didatangi oleh salah satu perwakilan bapak Harul bobai dari komisi 5 Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Tengah untuk melihat dan mendengar langsung seperti apa kejadian yang ada di TKP dan pada saat ini beliau juga sudah melihat kondisi keadaan anggota kami yang sudah sadar dan melihat kondisi adik kami adik-adik yang sempat diamankan dan juga telah melihat kondisi korban di rumah sakit, beliau juga menyampaikan turut berduka cita apalagi beliau di bidang pendidikan beliau yang membawahi bidang pendidikan, beliau akan berkoordinasi dengan semua pihak pendidikan yang ada di Nabire untuk menyampaikan terkait persoalan-persoalan ini agar tidak perlu terulang,”

Dimulai dari pengibaran bendera dan lain-lain dan beliau sangat menyesalkan kenapa sampai terjadi hal seperti ini. Sampai saat ini kami belum tahu identitas yang bersangkutan kami sementara lewat Kasat Intel dan jajaran mencari informasi terkait yang meninggal, namun sementara ketika kami mencari tahu kalau yang bersangkutan tidak saling kenal,”

Nantinya ketika kami mendapat informasi identitasnya kami akan berkoordinasi dengan kepala suku yang punya masyarakat ini intinya mari kita jaga keamanan, ketertiban di wilayah kita, jangan mudah terprovokasi dengan berita-berita yang tidak jelas kita tahu sendiri Apabila terjadi seperti ini terkadang ada penelitian,”

Saya sendiri Kapolres yang langsung berbicara mohon dengan sangat untuk kita melihat hal ini sebagaimana mestinya kalau memang ada yang mungkin masih ragu silahkan bisa datang ke Polres Nabire untuk kita komunikasi sehingga tidak terjadi simpang siur mungkin seperti itu dulu yang saya sampaikan, sekali lagi saya atas nama pimpinan Bapak Kapolda dan jajaran termasuk saya dan jajaran Kami sangat-sangat turut berduka cita dan menyesalkan kejadian ini. Mohon kiranya kepada kita sekalian untuk menjaga ketertiban di Kabupaten Nabire dan provinsi kita,” tuturnya. (Rei dan Tim Media Nabire)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *